Giliran Ekspres Air Terpesona

Oktober 30, 2009 at 3:14 am Tinggalkan komentar

Setelah Wing Air beroperasi kemudian mundur dengan alasan operasional yang cukup besar, menyusul Merpati Airlines yang kemudian hengkang setelah beroperasio cukup lama, selanjutnya Susi Air yang menjadikan Kota Bau-Bau sebagai kota transit penerbangan Wakatobi-Kendari PP, kini giliran maskapai penerbangan Ekspres Air yang menjelajah angkasa Kota Bau-Bau.
Tentunya ini menjadi ‘nafas baru’ bagi dunia pernerbangan di kota ini, apalagi Pemkot Bau-Bau begitu antusias dalam membangun Bandara Betoambari secara bertahap. Targetnya tentu mempermudah akses menuju ke kota pemilik benteng terluas di dunia ini.
Menurut Kepala Badan Perencanaan, Pembangunan Daerah dan Penanaman Modal Kota Baubau Drs Sudjiton MM, beroperasinya Ekspres air, maka akan menghidupkan iklim kompetisi di antara maskapai penerbangan swasta maupun BUMN ke depan di daerah calon ibukota Provinsi Buton Raya ini.
“Yang untung juga nantinya masyarakat Kota Baubau dan Buton Raya pada umumnya,” terang Sudjiton. Sebab menurutnya, harga tiket pesawat juga lebih kompetitif.
Untuk diketahui, tanggal 2 Agustus, manajemen Ekspress Air sudah melakukan uji coba landasan bandara Betoambari, yaitu dengan melakukan uji voba pendaratan perdana. Hasilnya, manajemen Ekspress Air, langsung menyetujui menjadikan Bandara betoambari sebagai target operasi komersial.
Sudjiton mengungkapkan, awalnya pihak Pemkot bertemu di Jakarta dengan manajemen Ekspres Air. Lantas Pihak pemkot memaparkan kondisi Bandara Betoambari dan antusias masyarakat Metro yang selalu bepergian ke luar daerah. Mengingat Baubau termasuk kota tujuan dagang dan kota tujuan wisata, maka manajemen maskapai Ekspres Air akhirnya tertarik, “Sama-sama jatuh cintahlah akhirnya,” katanya singkat.
Penerbangan rutin setiap hari dilakukan Ekspres Air dimulai tanggal 17 Agustus, tujuan Baubau-Makassar, dengan harga tiket ekonomi berkisar Rp 700 ribu. Kapasitas penumpang yang ditampung sekitar 30 orang. “Harga itu kalau dihitung masih rasional, sebab, kalau kita hitung-hitungan sama saja biayayanya jika kita ingin berangkat melalui kendari, belum waktu yang tersita, capeknya lagi,” terang Sudjiton, Senin (3/8). (ard/radar)

Entry filed under: Uncategorized. Tags: .

Menjadikan Bau-Bau Model Indonesia “Bangga Gelar Event Di Bau-Bau”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Subscribe to the comments via RSS Feed


Kepala Daerah

Photo Flipbook Slideshow Maker

Prakata Pimpinan Redaksi

Glitter Photos Kami ucapkan selamat datang di Majalah Semerbak Online Kota Bau-Bau. majalah udara ini merupakan isi dari edisi cetak dari majalah Semerbak yang kami terbitkan setiap bulannya. Kami berharap, masukan saran dan kritik membangun dari pembaca sekalian. Meski kami hanya mengunakan ruang blog, tapi kami berharap para netter dan blogger di Indonesia maupun di belahan dunia ini bisa mengapresiasi terhadap apa yang kami perbuat...selamat Membaca..

Kota Bau-Bau


Photo Flipbook Slideshow Maker

Halaman lain-lain

Link Net Kota Bau-Bau


%d blogger menyukai ini: