Bau-Bau Masuki Dunia Touch Screen

Mei 2, 2009 at 6:44 am 1 komentar

touch-screenKemajuan dunia teknologi Kota Bau-Bau berkembang pesat,dari penggunaan teknologi internisasi, lalu memasuki sisetem telekonfrence, kini terus berkibar dengan digunakan teknologi touch screen. Sebuah teknologi dengan penggunaan layar sentuh (touch screen), yakni sebuah layar monitor yang bisa berinteraksi dengan user melalui sentuhan tangan pada layarnya.

Sensor yang terdapat pada touch screen adalah berupa panel dari kaca yang permukaannya mampu untuk menangkap respon terhadap suatu sentuhan pada media tersebut, atau disebut juga touch sensor.

Penggunaan teknologi ini banyak digunakan untuk paparan deskriktif, dimana selama ini yang digunakan menggunakan program sederhana berupa ‘anakan’ windows yakni power point. “Jadi touch screen ini menyimpelkan program, tak perlu pakai slide dan penggunaan ruang yang besar,” ujar Walikota Bau-Bau Amirul Tamim medio Maret ini (16/3).

Untuk sementara pengadaan media ini baru pada tingkatan walikota dan wakil walikota Bau-Bau. Kata Amirul Tamim, diharapkan setelah media ini sukses dan dianggap mempermudah kinerja aparat, maka semua satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Kota Bau-Bau dapat memiliki media ini.

“Yang terpenting, semua pimpinan SKPD harus belajar dan menguasai teknologi ini, sebab kedepan paparan dengan media ini tidak sekedar jika ada pertemuan internal jajaran Pemkot Bau-Bau, tapi juga pada saat berada di luar daerah,” harapnya.

Soal touch screen memang merupakan teknologi baru dalam kemajuan Teknologi Informasi di Indonesia. Bahkan Kota Bau-Bau terbilang kota di Indonesia yang pertama kali menggunakan teknologi ini di luar Kota Jakarta dan metropolitan lainnya di Indonesia. Di Jakarta sendiri, media ini baru digunakan pada TV nasional sekelas Metro TV. “Untuk sementara layar monitor yang digunakan masih ukuran 70 inci, sebagai percobaan pertama di Bau-Bau,” ujar Eko Prasetyo, praktisi IT Kota Bau-Bau.

Secara teknis diungkap Eko, jika pengunaan media ini sangat mempermudah usernya dalam menyampaikan pesannya ke orang lain. Karena penggunaan media ini menggunakan sistem one man show, artinya cukup satu orang untuk mengoperasikan atau memaparkan deskriktif yang ditampilkan. “Dengan menggunakan teknologi, cukup menyentuh layar monitor saja paparan kita langsung terbuka,” kata Eko.

Hal yang paling rumit dengan sistem touch screen ini tentu brainware-nya. “Kalo untuk memaparkan cukup sentuh langsung terbuka, tapi bagaimana isi programnya ini yang harus dimaksimalkan, sebab bagaimanapun sajian dan tampilan sangat mempermudah proses komunikasi antara pemateri kepada orang yang ingin disampaikan,” imbuh Eko. (hamzah)

Entry filed under: Uncategorized. Tags: .

Luna Maya diincar jadi Duta Wisata Bau-Bau? Perjalanan Rumput Laut Kota Bau-Bau

1 Komentar Add your own

  • 1. nur erisya natasya bt zaini  |  Oktober 27, 2009 pukul 6:27 am

    haiii kak luna… saya dari malaysia .kakak apa khabar di jakarta
    :)cayang kak luna maya ………………………

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Subscribe to the comments via RSS Feed


Kepala Daerah

Photo Flipbook Slideshow Maker

Prakata Pimpinan Redaksi

Glitter Photos Kami ucapkan selamat datang di Majalah Semerbak Online Kota Bau-Bau. majalah udara ini merupakan isi dari edisi cetak dari majalah Semerbak yang kami terbitkan setiap bulannya. Kami berharap, masukan saran dan kritik membangun dari pembaca sekalian. Meski kami hanya mengunakan ruang blog, tapi kami berharap para netter dan blogger di Indonesia maupun di belahan dunia ini bisa mengapresiasi terhadap apa yang kami perbuat...selamat Membaca..

Kota Bau-Bau


Photo Flipbook Slideshow Maker

Halaman lain-lain

Link Net Kota Bau-Bau


%d blogger menyukai ini: