Liputan Majalah Tempo Tentang Bau-Bau

Februari 7, 2009 at 3:29 am 3 komentar

walikota-tempoPrestasi demi prestasi telah diraih pemerintahan Amirul Tamim-Halaka Manarfa dalam memimpin Kota Bau-Bau. Ini tak sekedar pengakuan publik lokal, nasional pun telah mencatatnya. Salah satunya tim liputan Majalah Tempo menuliskan sejumlah catatan penting terhadap Kota Bau-Bau, hasil pertemuannya dengan Walikota MZ Amirul Tamim baru-baru ini di sebuah kawasan di Jakarta.

Sebuah visi jangka panjang guna mengantarkan Kota Bau- Bau, Sulawesi Tenggara sebagai kota modern telah ditetapkan. Kota budaya yang produktif dan nyaman, melalui optimalisasi sumberdaya lokal secara profesional dan amanah, menuju masyarakat, sejahtera, bermartabat, dan religius. Begitulah gambaran umum mengenai Bau Bau masa depan. Sebuah paradigma yang diyakini akan membuat Kota Bau-Bau makin berkembang di kemudian hari. Terbukti, perekonomian Bau-Bau selama beberapa tahun terakhir menunjukkan perkembangan yang dinamis.
Selama kurun waktu 2006-2007, nilai PDRB Atas Dasar Harga Berlaku meningkat dari Rp1.058,54 miliar pada tahun 2006 menjadi Rp1.254,49 miliar pada tahun 2007 atau naik sebesar Rp195,95 miliar. Sementara nilai PDRB adalah sebesar Rp586,32 miliar pada tahun 2007 atau naik sebesar Rp42,49 miliar dibandingkan tahun
2006 yang hanya mencapai Rp543,83 miliar.

Secara sektoral, menurut Walikota Bau-Bau, Drs MZ Amirul Tamim, M.Si, tingginya laju pertumbuhan ekonomi Kota Bau-Bau selama periode ini tidak terlepas dari kinerja sektor-sektor pembentukannya yang mengalami pertumbuhan positif, kecuali sektor pertambangan dan penggalian yang mengalami kontraksi sebesar 7,89 persen.
Sektor listrik, gas, dan air bersih tercatat sebagai yang paling tinggi mengalami peningkatan pada tahun 2007 dengan laju pertumbuhan sebesar 44,63 persen atau meningkat 35,29 persen dibandingkan tahun 2006.
Tingginya laju pertumbuhan ekonomi di Bau-Bau juga didukung oleh makin berkembangnya sub-sektor keuangan dan lembaga keuangan lainnya. Salah satunya adalah beroperasinya bank berskala nasional seperti Bank Muamalat, Panin Bank, dan Bank Mandiri. Hanya saja, tambah Amirul, meskipun angka-angka indicator makro ekonomi dan sosial yang telah menunjukkan perkembangan yang menggembirakan, namun ditahun 2009 perlu mewaspadai ketidakpastian dinamika ekonomi global yang tentunya juga akan berimbas pada dinamika perkembangan ekonomi daerah.

Di sisi lain, lanjut Amirul, Bau-Bau lahir sebagai lokomotif pembanguan perekonomian, khususnya perdagangan dan jasa bagi kabupaten-kabupaten maupun pulau-pulau sekitar. Bahkan, Bau-Bau yang berada di posisi strategis di lintas antara kawasan barat dan timur, daya layanannya dalam penyaluran berbagai kebutuhan sampai ke Maluku, Sulawesi Tengah, bahkan ke Papua.

Pelabuhan Bau-Bau selama ini berperan sebagai simpul dalam jaringan transportasi nasional, terutama bagi armada penumpang milik PT Pelni (Persero). Bau-Bau menjadi pelabuhan transit dalam pelayaran dari kawasan barat ke kawasan timur dan sebaliknya, dan frekuensi kunjungan kapal ke Bau-Bau jauh lebih padat dibanding
pelabuhan lainnya di Sultra. Pelabuhan Bau-Bau pun sangat berpotensi menjadi pintu gerbang ekonomi Sultra di masa depan.

Begitu pula dengan Lapangan Terbang Betoambari, Bau-Bau, yang memiliki
peran strategis dalam lalu lintas perekonomian Bau-Bau maupun kawasan sekitarnya. Amirul Tamim sangat yakin, lapangan terbang ini layak dikembangkan menjadi lapangan terbang komersial maupun untuk kepentingan pertahanan dan keamanan. Perekonomian daerah ini terus berkembang dan menciptakan lapangan kerja sebagai sumber kesejahteraan bagi penduduknya.

Banyak potensi maupun kekayaan alam yang kini sudah dikelola secara profesional dalam rangka memanfaatkan peluang di era otonomi daerah. Inilah modal awal bagi Bau-Bau untuk menjadi kota dagang dan pariwisata di kawasan timur Indonesia, di masa mendatang. (tim liputan Majalah Tempo Jakarta)

WAWANCARA :
Wali Kota Bau Bau, Drs. MZ Amirul Tamim, M.Si

“Sektor Riil Harus Terus Berkembang”

Sejak Oktober 2001, Kota Bau- Bau telah berdiri sendiri sebagai kota otonom, terpisah dari induknya Kabupaten Buton. Secara geografis, Bau-Bau diuntungkan dengan letaknya yang strategis sehingga mampu berperan dalam menggerakkan ekonomi daerah sekitarnya. MZ Amirul Tamim, yang terpilih sebagai wali kota pertama setelah Bau-Bau
menjadi kota otonom, melakukan berbagai terobosan baru dalam kebijakannya guna mengembangkan perekenomian Bau-Bau, khususnya di bidang jasa dan perdagangan. Sentuhan kebijakan tidak hanya berskala lokal, tapi juga harus membaca bagaimana layanan Bau-Bau dan kondisi daerah di sekitarnya. Berikut wawancara lengkapnya dengan Majalah Tempo Jakarta:

Apa prioritas Anda dalam merancang kebijakan di bidang perekonomian?
Yang diprioritaskan adalah mengoptimalkan sumber daya alam yang ada. Maka diperlukan pembangunan infrastruktur yang memberikan kemudahan dan aksebilitas dalam perekonomian masyarakat. Memberikan kemudahan dan minimalkan risiko biaya kepada masyarakat, sehingga mereka punya daya saing. Apalagi, Bau-Bau memilikiperan strategis dan memberikan layanan pintu masuk bagi 4-5 kabupatendi sekitarnya. Itu yang juga harus dihitung.

Apa persoalan di bidang infrastruktur?
Lapangan udara dan pelabuhan di Bau-Bau masih terbatas. Sebagian pembangunan infrastruktur, seperti lapangan terbang atau jalan utama, masih banyak yang dibiayai dari APBD sendiri. Hal ini terpaksa kami lakukan, karena kalau kita tunggu dari pusat, bebannya akan dipikul oleh masyarakat dan mempengaruhi harga-harga.

Selama ini, sektor apa saja yang berkembang di Bau-Bau?

Kita adalah kota jasa dan perdagangan. Perikanan cukup menonjol. Kalau dilihat dari potensi pertambangan, di sekitar kita ada aspal, nikel, mangan, besi, sementara survei minyak. Dari posisi geografis yang sangat strategis, serta potensi yang ada ini, Bau-Bau menjadi motor penggerak untuk kawasan sekitarnya.

Apakah Anda juga membuka ruanginvestasi dari luar?
Kami welcome untuk investasi. Silakan, kemudahan apa yang diharapkan dari kami, tentu dengan kapasitas dan batas kewenangan yang kami miliki. Tentu, jangan sampai merusak tatanan yang ada. Kita akan kaji dulu kemudahan apa yang diinginkan.

Bagaimana dengan kebijakan maupun proyeksi perekonomian di tahun ini?
Pertama, kita yakinkan semua komponen masyarakat dan pelaku ekonomi bahwa pemerintah kita kuat untuk mengawal kondisi masyarakat Tak perlu pesimis dengan kondisi dan gejolak ekonomi. Kedua, sector riil harus tetap kita jaga. Ketiga, kita tetap memberikan kebijakan terhadap yang sifatnya padat karya, sehingga menjadi sandaran hidup masyarakat. Jadi, harus ada kebijakan yang arif.

Apa target pertumbuhan ekonomi atau pendapatan daerah?

Menjaga saja apa yang sudah ada. Yang penting stabil. Sebagaimana pesan Presiden, hindari PHK, kembangkan sektor riil, jaga stabilitas harga, pertahankan daya beli masyarakat, mengentaskan kemiskinan dengan mendukung program PNBM Mandiri, melakukan kebijakan di bidang pangan dan energi, serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

Apakah kondisi krisis global juga berpengaruh bagi perekonomian Bau-Bau?

Pengaruhnya pada psikologis saja. Ekonomi tetap saja bergerak, dengan tingkat pertumbuhan yang cukup mengembirakan, sekitar 7,83%. Namun, yang perlu ditekankan, bagaimana pemerintah pusat memberikan perhatian terhadap daerah seperti Bau-Bau yang punya kemampuan atau posisi yang bisa menggerakkan kawasan. Itu yang kami harapkan. (tempo)

Entry filed under: Uncategorized. Tags: .

Penyanyi Tembang Buton Jadi Diplomat Pesona Sejarah dan Alam Bumi Wolio

3 Komentar Add your own

  • 1. YASRI YANTO  |  Mei 4, 2009 pukul 11:51 pm

    maju teruis Bau-Bau Kota ku yang SEMERBAK

  • 2. AMIN WALI  |  Februari 19, 2010 pukul 4:56 pm

    selamat atas kepemimpinan walikota AMIRUL TAMIM yg memajukan kota baubau melalui sarana infrastruktur yaitu pelebaran lapangan terbang landasan pacu untk mendaratkan pesawat jenis BOEING biar KOTA BAUBAU menjadi KOTA yg MAJU ,INSYA ALLAH

  • 3. arafin  |  Juli 28, 2010 pukul 3:40 am

    maju terus Pak Walikota AMIRUL TAMIM,maju terus Bau-Bau,design terus Bau-Bau,kelak jadi tujuan utama wisatawan,bangga dengan Bau-Bau kotaku semerbak,bangga dengan ide-ide Pak Walikota,maju terus,berkmbang terus,insya allah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Subscribe to the comments via RSS Feed


Kepala Daerah

Photo Flipbook Slideshow Maker

Prakata Pimpinan Redaksi

Glitter Photos Kami ucapkan selamat datang di Majalah Semerbak Online Kota Bau-Bau. majalah udara ini merupakan isi dari edisi cetak dari majalah Semerbak yang kami terbitkan setiap bulannya. Kami berharap, masukan saran dan kritik membangun dari pembaca sekalian. Meski kami hanya mengunakan ruang blog, tapi kami berharap para netter dan blogger di Indonesia maupun di belahan dunia ini bisa mengapresiasi terhadap apa yang kami perbuat...selamat Membaca..

Kota Bau-Bau


Photo Flipbook Slideshow Maker

Halaman lain-lain

Link Net Kota Bau-Bau


%d blogger menyukai ini: