Dari Penerimaan Upakarti 2008 di Istana Negara

Januari 28, 2009 at 6:35 am Tinggalkan komentar

Dipuji Menteri Fahmi Idris, diselamati Gubernur Nur Alam

upakartiAwal tahun 2009 menjadi catatan manis bagi perjalanan Walikota Bau-Bau MZ Amirul Tamim. Penghargaan nasional di bidang Industri Kecil dan Menengah (IKM) dari Presiden RI, berupa Upakarti yang diraihnya bersama 19 orang lainnya di Indonesia. Lebih special lagi, Amirul tercatat satu dari lima orang kepala daerah penerima Upakarti dari 300-an kepala daerah di Indonesia yang diseleksi secara ketat. Begitu pujian Menteri Perindustrian RI, Fahmi Idris saat acara ramah tamah di Balai Garuda Kementrian Perindustrian RI Rabu malam (6/1), sebelum mereka bergerak menuju Istana Negara.
“Upakarti adalah bentuk apresiasi bagi mereka yang berjasa di bidang industri kecil dan menengah, kami bangga sebab tahun ini ada 5 kepala daerah yang sangat berjasa dan peduli di bidang ini, apalagi mereka di seleksi secara objektif dan sangat ketat, serta melalui tahapan yang cukup panjang, wajarlah jika Negara memberi apresiasi pada mereka, termasuk penerima penghargaan lainnya,” ujar Menteri peridustrian RI Fahmi Idris disambut tepuk riuh undangan yang memenuhi Balai Garuda.

Kelima kepala daerah penerima Upakarti tersebut adalah Walikota Bau-Bau, (Sultra) Walikota Pakanbaru (Riau), Bupati Jepara (Jateng), Bupati Sidoarjo (Jatim), dan Walikota Sorong (Papua Barat). Malah saat diperkenalkan, Fahmi Idris mengulas profil masing-masing kepala daerah itu.

“Walikota Bau-Bau ini sosok profil pemimpin pembaharu di kawasan timur Indonesia, dedikasinya sudah tidak diragukan, setiap ada penghargaan nama Walikota ini ada saja masuk dalam deretan penerima penghargaan. Dewan juri bilang, Walikota Bau-Bau mampu secara terstruktur dan exellen menjawab pertanyaan-pertanyaan dewan juri, ini sangat sesuai dengan penilaian dewan juri di lapangan,” ujar Menteri Fahmi Idris mengulas profil Amirul Tamim. Amirul pun kemudian diminta seraya melambaikan tangan pada undangan yang hadir.

Bahkan, Fahmi juga ‘membocorkan’, jika sebelum penetapan nama penerima penghargaan Upakarti, ada kerabat dan kenalannya yang meminta kepada dirinya, agar namanya masuk sebagai penerima Upakarti. “Saya bilang, saya memang pimpin Departemen Perindustrian, tapi kewenangan penilaian ada sama Juri, saya juga berharap nama orang itu masuk, tapi nyatanya tidak ada.. Makanya saya sangat apresiasi dan memberi penghargaan dan ucapan terima kasih pada dewan juri, yang benar-benar bekerja secara selektif dan professional,” imbuh Fahmi.

Secara teknis, Menteri juga mengulas jika dari 19 orang penerima Upakarti ini, adalah hasil penjaringan 86 orang yang diusulkan sebagai pihak yang berjasa di bidang IKM ini. Khusus Kepala Daerah penerima Upakarti, ada 5 orang yang dinilai terbaik dengan kategori upakarti; Kepala daerah yang memiliki kepedulian dan jasa besar bidang IKM.

Usai acara ramah tamah yang dihadiri sekitar 500-an undangan ini, Walikota Amirul Tamim didampingi Kadis Perindagkop Bau-Bau Feto Daud SE kepada sejumlah wartawan ibukota mengatakan jika penghargaan itu menjadi motivasi tersendiri dalam pengembangan IKM di wilayahnya, termasuk banyak bertutur tentang kesiapannya Kota Bau-Bau menjadi ibukota calon Privinsi Buton Raya. “Upakarti ini persembahan saya kepada masyarakat calon Provinsi Buton Raya,” kata Amirul singkat.

Malam itu juga, dari Balai Garuda Departemen Perindustrian RI, Walikota Bau-Bau menuju ke salahsatu tempat di kawasan Senayan Jakarta. Disana Walikota bertemu Ali Muhtar Ngabalin (anggota DPR-RI), dan kemudian bertemu dengan Gubernur Sultra H Nur Alam, SE, Plt. Bupati Kolaka, Ali Nur, Sekprop Sultra H Zainal Abidin dan Kepala Dinas Perhubungan Sultra.

Gubernur H Nur Alam pun langsung menyelamati dengan suasana penuh kehangatan. “Selamat Pak Wali, saya sudah dengar langsung, bahwa Sultra yang diwakili Bau-Bau menjadi penerima Upakarti dari Presiden,” ujar Nur Alam. Bahkan dalam beberapa point pembicaraan pimpinan daerah Sultra ini, Gubernur meminta Kadishub Sultra dan Sekprop agar 2009 ini memperhatikan Bandara Betoambari Bau-Bau. Pembicaraan dengan Gubernur dan beberapa pejabat ini berlangsung hingga pukul 12.00 WIB sebelum mereka pulang ke penginapan masing-masing.

Besoknya, 7 Januari 2009 sekitar pukul 07.30 WIB, Walikota didampingi Kadisperindagkop Bau-Bau Feto Daud kembali menuju Gedung Departemen Perindustrian RI bergabung dengan rombongan Menteri Fahmi Idris menuju Istana Negara untuk menerima penghargaan langsung dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Di Istana Negara, selain dari 19 orang penerima penghargaan. Yakni Upakarti, Penghargaaan Rintek (Rintisan Teknologi) dan juga IGSD (Indonesian Good Desain Selection) yang juga diserahkan langsung Presiden RI. (**)

Entry filed under: Uncategorized. Tags: .

Amirul Tamim Pimpin Konwil VI APEKSI 2009, Air Bersih di Bau-Bau Cukup

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Subscribe to the comments via RSS Feed


Kepala Daerah

Photo Flipbook Slideshow Maker

Prakata Pimpinan Redaksi

Glitter Photos Kami ucapkan selamat datang di Majalah Semerbak Online Kota Bau-Bau. majalah udara ini merupakan isi dari edisi cetak dari majalah Semerbak yang kami terbitkan setiap bulannya. Kami berharap, masukan saran dan kritik membangun dari pembaca sekalian. Meski kami hanya mengunakan ruang blog, tapi kami berharap para netter dan blogger di Indonesia maupun di belahan dunia ini bisa mengapresiasi terhadap apa yang kami perbuat...selamat Membaca..

Kota Bau-Bau


Photo Flipbook Slideshow Maker

Halaman lain-lain

Link Net Kota Bau-Bau


%d blogger menyukai ini: