Berwisata? Bau-Bau Pilihannya.

Januari 28, 2009 at 6:06 am 1 komentar

Catatan Akhir Tahun oleh : Hamzah

hamzKebanyakan opini kita soal wisata Indonesia langsung mengarah ke Pulau Bali, padahal lebih dari itu kita masih punya sejuta pulau di nusantara ini yang lebih cantik, lebih harmoni dan jauh dari jentik teroris. Sayangnya kekurang populeran soal nama, terkadang membungkang kita untuk hanya memilih pada satu tempat saja. Atau mungkin benak kita berpikir soal fasilitas, apa yang ada di sana? Ada ini atau ada itu?

Kalau Anda penikmat wisata alam yang benar-benar ‘Indonesia Banget’, maka tak ada salahnya kalau Anda berkunjung ke Kota Bau-Bau. Letaknya di Pulau Buton, provinsi Sulawesi Tenggara. Dekat bukan?

Bagi orang Indonesia biasanya mencari jarak dalam posisi yang ‘imbang’. Katakanlah orang Jakarta, mau ke Bandung, dianggap terlalu dekat, mau ke Papua kejauhan. Nah, posisi Kota Bau-Bau ini adalah posisi paling tengah di bumi Indonesia ini. (Kalo tak percaya buka peta, cari kaki Pulau Sulawesi, nah disana ada Bau-Bau, Pulau Buton)

Pertanyaannya kalau Ke Bau-Bau pakai apa? Jika Anda ke kota yang bergelar ‘pemilik benteng terluas di dunia’ ini sector transportasi cukup menunjang. Mulai Udara, laut dan darat, semuanya oke !

Menuju ke Bau-Bau dengan pesawat terbang kini sudah biasa. Anda harus ke Kota Makassar (Sulsel) terlebih dahulu, dan terbang ke Bau-Bau dengan menggunakan jasa penerbangan Merpati Nusantara Airlines, dengan jenis pesawat New Service Commutter. Cukup aman kok, sebab angkasa Makassar-Baubau, terbilang paling aman di Indonesia. Harga tiket pesawatpun tidak lebih dari Rp 700 ribu. Bandara Bau-Bau juga, bukan bandara yang jauh dari perkotaan, sehingga begitu tiba, anda tinggal pesan taksi di pelataran terminal bandara. Atau kalau mau lebih enjoy, angkutan ojek motor siap mengantar Anda kemana saja. Ongkosnya tidak lebih dari Rp 5 ribu, muter sampai puyeng. Tapi ingat jalur penerbangan ke kota (Makassar-Baubau) ini hanya 3 kali seminggu, yakni Selasa, Jumat dan Sabtu.

Tapi kalau Anda mau lewat jalur laut, ini juga paling oke. Pasalnya, Kapal PELNI untuk jalur Barat dan Timur Indonesia, semuanya ‘harus’ singgah ke Bau-Bau. Hitungan orang Bau-Bau, hamper setiap harinya ada saja kapal PELNI sandar di kota ini. Yang penting dimana kota ada jalur pelabuhan Nusantaranya, maka di sana akan tercatat nama Kota Bau-Bau. Maklum, kota ini memiliki pelabuhan nasional. Belum lagi, jalur laut Bau-Bau terbilang paling indah, nyaman, dan jauh dari bencana (Insya Allah!).

Nah, kalau Anda sempat lewat Kendari, maka jalur laut bisa Anda tempuh dengan jalur kapal Fiber, dengan kecepatan yang maksimal. Yang pasti kalau di Kendari harus tiba di pelabuhan jam 7 pagi atau sekalian jam 12 siang. Maklum perjalanan dengan kapal fiber ‘supercepat’ ini berlayar selama 6 jam. Tapi jangan ragu dulu. Sebab jika Anda naik kapal kayu tempo dulu, perjalanan memakan waktu sehari semalam.

Yang pasti lewat laut via Kendari, 6 jam waktu yang singkat buat berwisata. Kenapa? Sebab sepanjang perjalanan, Anda pasti terhibur dengan romansa laut yang bernilai ‘surga’. Wow, sangat menyenangkan. Jangan takut kelaparan, sebab di kapal fiber Anda, bisa pesan kopi/teh dan jajanan lainnya. Kalaupun mau makan ‘besar’ pesan dulu sebelum berangkat. Lebih-lebih lewat darat, mungkin gak perlu diceritakan, sebab semua kota di Indonesia bisa ditempu dengan jalur darat.

Objek wisata yang menggiurkan

Nah, begitu Anda sampai di kota ini, fasilitas perhotelan menanti Anda, mau pilih berbintang hingga melati banyak berserakan di kota ini. Meski hotel berbintangnya hanya ‘kelas I’. Tapi sebagai kota, Bau-Bau terbilang cukup maju di Sulawesi Tenggara. Kota ini sudah digadang-gadang jadi ibukota provinsi, jika kelak provinsi Buton Raya resmi terbentuk. Cukup bilang sama taksi atau ojek, mereka akan mengantar Anda sampai ke tujuan. Semuanya berada di pusat kota. Begitu juga fasilitas makan dan sebagainya, tak usah takut, warga Bau-Bau doyan makan yang lezat-lezat!

Soal objek wisata juga Anda banyak pilihan. Mau sekedar bersantai dengan keluarga, ada Pantai Kamali di pusat kota, juga pelataran Wantiro. Objek ini menawarkan ‘cengkrama sosial’ dengan warga Bau-Bau dengan wisata teluk Bau-Bau yang indah. Kalau nggak sabaran, boleh juga nyebur ke lautnya yang bersih, biru dan bisa bercanda dengan ikan-ikan laut yang heboh…lagi-lagi soal makan, tunggu aja sampe sore, disini pusat jajanan terbentang hingga 500 meter..panjang khan?? Tingal milih.

Lagi-lagi wisata laut, Bau-Bau punya Pantai Nirwana dan Pantai Lakeba, dua pantai indah ini terbilang ‘tercantik’ di Sulawesi Tenggara. Karena kecantikannya, pantai-pantai ini sering terekspos di sejumlah media massa nasional, bahkan TV luar negeri pun dating ‘nyoting’ tempat ini. Tentu karena kemolekannya, apalagi sepi, sehingga kesan pantai menjadi milik sendiri (kayak di Hawai sana). Fasilitasnya juga banyak ada Parasailing, Jet Sky, Banana Boat, Glass Bottom Boat, diving dan lain-lain.

Nah yang paling terkenal, adalah Benteng keraton Buton. Benteng ini terletak 3 Km dari pusat Kota Bau-Bau, benteng ini tercatat dalam rekor MURI sebagai yang terluas di dunia. Saking luasnya, benteng ini berpenghuni 2 kelurahan, Banyak sekali. Di dalamnya ada Masjid Agung Keraton, Tiang Bendera, Istana sultan, Tempat pelantikan Raja dan Sultan, makam-makam, goa Aru Palaka (raja Bone) yang umurnya ratusan tahun. Pokoknya cocok bagi yang bunya ‘basic’ sejarawan..Yakinlah bahwa perjalanan Anda akan mengesankan.

Ada lagi tuh, kawasan wisata yang asyik, tepatnya di Palabusa, 20 Km dari pusat kota. Disini anda bisa melihat kawasan pembudidayaan mutiara, (stokker Ambassador, Jakarta), ada Air terjun Tirta Rimba, Air Terjun Samparona, Goa Lakasa, Goa Moko…pokoknya banyak sekali. Yang pasti begitu Anda ke Bau-Bau, ada keyakinan kita bahwa, pilihan ke Bau-Bau, adalah pilihan yang benar. Selamat berwisata, dan sambut tahun baru dengan hati gembira.(**)

Entry filed under: Uncategorized. Tags: .

Merajut Sejarah Wolio-Buton dan Negeri Melayu Amirul Tamim Pimpin Konwil VI APEKSI

1 Komentar Add your own

  • 1. yayuk210564  |  Januari 28, 2009 pukul 6:30 am

    ok
    kapan kapan ke Bau Bau
    lihat wisata nusantara kita
    tidak boleh ke England sebelum ke Bau Bau
    yesss

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Subscribe to the comments via RSS Feed


Kepala Daerah

Photo Flipbook Slideshow Maker

Prakata Pimpinan Redaksi

Glitter Photos Kami ucapkan selamat datang di Majalah Semerbak Online Kota Bau-Bau. majalah udara ini merupakan isi dari edisi cetak dari majalah Semerbak yang kami terbitkan setiap bulannya. Kami berharap, masukan saran dan kritik membangun dari pembaca sekalian. Meski kami hanya mengunakan ruang blog, tapi kami berharap para netter dan blogger di Indonesia maupun di belahan dunia ini bisa mengapresiasi terhadap apa yang kami perbuat...selamat Membaca..

Kota Bau-Bau


Photo Flipbook Slideshow Maker

Halaman lain-lain

Link Net Kota Bau-Bau


%d blogger menyukai ini: